Kamis, 21 Agustus 2025

Jangan anggap remeh Inkontinensia Urine

 Inkontinensia urine, atau sering disebut beser, adalah kondisi hilangnya kontrol kandung kemih yang menyebabkan kebocoran urine secara tidak sengaja. Ini bisa berkisar dari kebocoran kecil saat batuk atau bersin hingga keinginan buang air kecil yang kuat dan tiba-tiba sehingga tidak sempat ke toilet.

Berikut adalah penjelasan mengenai Penyebab Inkontinensia Urine;

Penyebab inkontinensia urine dapat bervariasi tergantung jenisnya:

Inkontinensia Stres: Kebocoran urine terjadi saat ada tekanan pada kandung kemih, seperti saat batuk, bersin, tertawa, berolahraga, atau mengangkat beban berat. Ini disebabkan oleh melemahnya otot dasar panggul yang menopang kandung kemih dan uretra. Faktor pemicunya meliputi: 

o Kehamilan dan Persalinan: Peregangan otot dasar panggul selama kehamilan dan persalinan pervaginam dapat melemahkannya.

o Kegemukan/Obesitas: Berat badan berlebih meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan otot di sekitarnya.

o Usia: Seiring bertambahnya usia, otot-otot kandung kemih dan uretra kehilangan kekuatan dan elastisitasnya.

o Menopause: Perubahan hormonal selama menopause dapat melemahkan otot dasar panggul.

o Riwayat operasi panggul.

Inkontinensia Urgensi (Overactive Bladder): Ditandai dengan dorongan kuat dan tiba-tiba untuk buang air kecil yang sulit ditahan, sering kali menyebabkan kebocoran sebelum mencapai toilet. Ini terjadi karena kontraksi otot kandung kemih yang berlebihan atau tidak terkontrol. Penyebabnya bisa meliputi: 

o Infeksi Saluran Kemih (ISK).

o Konsumsi kafein, alkohol, minuman bersoda, atau pemanis buatan berlebihan.

o Sembelit.

o Gangguan saraf: Seperti stroke, multiple sclerosis, atau cedera saraf tulang belakang yang memengaruhi kontrol kandung kemih.

o Diabetes: Dapat memengaruhi fungsi saraf dan produksi urine.

Inkontinensia Luapan (Overflow Incontinence): Kebocoran urine terjadi secara sering atau konstan karena kandung kemih tidak kosong sepenuhnya. Ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pada saluran kemih atau kelemahan otot kandung kemih sehingga tidak dapat berkontraksi dengan cukup kuat. Contoh penyebabnya adalah: 

o Pembesaran prostat pada pria.

o Sumbatan uretra.

o Kerusakan saraf.

Inkontinensia Fungsional: Disebabkan oleh masalah fisik atau mental yang mencegah seseorang mencapai toilet tepat waktu, meskipun sistem kemih berfungsi normal. Misalnya, penderita radang sendi parah yang sulit membuka kancing celana dengan cepat.

Inkontinensia Campuran: Gabungan dari dua jenis inkontinensia, paling sering kombinasi inkontinensia stres dan urgensi.

Pencegahan Inkontinensia Urine

Meskipun tidak semua kasus inkontinensia urine dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko atau gejalanya:

Menjaga Berat Badan Sehat: Mengurangi berat badan jika obesitas dapat mengurangi tekanan pada kandung kemih dan otot panggul.

Melakukan Latihan Otot Dasar Panggul (Senam Kegel): Latihan ini memperkuat otot-otot yang mengontrol aliran urine, sehingga membantu menahan kebocoran saat batuk, tertawa, atau bersin.

Mengubah Kebiasaan Minum: 

o Batasi atau hindari minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih seperti kafein (kopi, teh), alkohol, minuman bersoda, dan pemanis buatan.

o Minum cairan secukupnya sepanjang hari dan hindari minum terlalu banyak sebelum tidur.

Mengonsumsi Makanan Berserat Tinggi: Mencegah sembelit, yang dapat memperburuk inkontinensia.

Tidak Merokok: Bahan kimia dalam rokok dapat merusak kandung kemih dan meningkatkan risiko.

Mengelola Penyakit Kronis: Mengontrol kondisi seperti diabetes dapat membantu mengurangi risiko.

Tidak Menunda Buang Air Kecil: Biasakan buang air kecil secara teratur dan jangan menahannya terlalu lama. Latihan kandung kemih (bladder training) juga dapat membantu memperpanjang interval buang air kecil.

Konsultasi dengan Dokter: Jika inkontinensia sering terjadi dan memengaruhi kualitas hidup, konsultasikan dengan dokter, terutama spesialis urologi atau obgyn, untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

 


Sumber:

Ikatan Ahli Urologi Indonesia. (2016). Panduan Tata Laksana Inkontinensia Urine pada Dewasa.

Ikatan Ahli Urologi Indonesia. (2021). Panduan Tata Laksana Inkontinensia Urine pada Anak.

ResearchGate. (PDF) Inkontinensia Urin pada Lansia Perempuan. (Tinjauan pustaka mengenai inkontinensia urine pada lansia perempuan).

Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat. (2022). Pengaruh Bladder Training Terhadap Inkontinensia Urin pada Pasien Post Operasi: Literature Review.

Ejournal Kedokteran Indonesia. (2023). Inkontinensia Urin pada Perempuan.

Repo Dosen ULM. Epidemiologi Inkontinensia Urin. (Tinjauan tentang faktor risiko inkontinensia urine, termasuk kehamilan dan persalinan).

Jurnal Studi Keperawatan. (2023). Gambaran Penanganan Inkontinensia Urine Pada Lansia.

Repository Poltekkes Tjk. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Inkontinensia Urin 1. 



Kamis, 26 Juni 2025

Sering berkemih di malam hari? Waspadai penyakit berikut..

Nokturia adalah suatu kondisi di mana seseorang sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil, setidaknya satu kali atau lebih setelah tertidur. Kondisi ini bisa mengganggu kualitas tidur dan menurunkan produktivitas di siang hari.


Penjelasan Medis

Menurut International Continence Society (ICS), definisi nokturia adalah:

“Terbangun satu kali atau lebih pada malam hari untuk berkemih, dengan setiap kejadian didahului dan diikuti oleh periode tidur.”

(Sumber: Abrams P, et al. The standardisation of terminology in lower urinary tract function. Neurourol Urodyn. 2002)


Penyebab Umum Nokturia

  1. Produksi urin berlebih di malam hari (nocturnal polyuria)

    • Bisa terjadi karena konsumsi cairan berlebih sebelum tidur, gagal jantung, atau gangguan hormonal (misalnya defisiensi vasopresin).
  2. Penurunan kapasitas kandung kemih

    • Misalnya karena infeksi saluran kemih, pembesaran prostat, atau overactive bladder (kandung kemih yang terlalu aktif).
  3. Gangguan tidur

    • Sleep apnea (henti napas saat tidur) bisa memicu bangun malam dan memicu keinginan buang air kecil.
  4. Penyakit sistemik

    • Seperti diabetes mellitus, gagal ginjal kronis, atau hipertensi.

Dampak Nokturia

  • Gangguan tidur kronis
  • Kelelahan dan penurunan daya ingat
  • Risiko jatuh, terutama pada lansia
  • Penurunan kualitas hidup

Penatalaksanaan

  • Modifikasi gaya hidup: Kurangi asupan cairan beberapa jam sebelum tidur, hindari alkohol dan kafein.
  • Terapi medis: Obat desmopressin (analog ADH) bisa digunakan untuk mengurangi produksi urin malam.
  • Pengobatan penyebab dasar: Seperti terapi prostat pada pria atau kontrol gula darah pada pasien diabetes.

Literatur Pendukung

  1. Bosch JLHR, Weiss JP. "The prevalence and causes of nocturia." J Urol. 2010;184(2):440-446.
  2. Van Kerrebroeck P, et al. "The standardization of terminology in nocturia: report from the Standardization Sub-committee of the International Continence Society." Neurourol Urodyn. 2002;21(2):179-183.
  3. Bliwise DL, et al. "Nocturia and disturbed sleep in the elderly." Sleep Med Rev. 2009;13(4):263–269.

 

Rabu, 25 Juni 2025

Jenis jenis vaksin PCV yang ada di Indonesia


Berikut adalah jenis‑jenis vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) yang umum digunakan di Indonesia:


1. PCV10
Melindungi terhadap 10 serotipe bakteri Streptococcus pneumoniae (1, 4, 5, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19F, 23F)  .
Dipakai misalnya GSK Synflorix dan Serum Institute’s Pneumosil.


2. PCV13
Menambah 3 serotipe ekstra (3, 6A, 19A) dari PCV10, total jadi 13 serotipe  .
Contoh: Pfizer Prevnar 13 yang telah lama digunakan  .


3. PCV15
Melindungi 15 serotipe (PCV13 + 22F + 33F)  .
Contoh: Merck Vaxneuvance  .
Sudah tersedia di beberapa negara (termasuk Indonesia secara komersial sejak 2023)  .


4. PCV20
Mencakup 20 serotipe (PCV15 + 5 tambahan)  .
Contoh: Pfizer Prevnar 20, disetujui di Amerika Serikat (April 2023)  .


5. PCV21
Varian paling baru dengan cakupan 21 serotipe.
Contoh: Merck Capvaxive, disetujui Uni Eropa & AS Juni 2024  .

🔍 Ringkasan Cakupan Serotipe per Vaksin
Vaksin Jumlah Serotipe

PCV10 10 serotipe
PCV13 13 serotipe 
PCV15 15 serotipe 
PCV20 20 serotipe 
PCV21 21 serotipe 


Mana yang Paket lengkap untuk Indonesia?
Program imunisasi rutin di Indonesia: PCV13 sudah masuk sejak 2021, untuk bayi usia 2, 3, dan 12 bulan  .
Versi terbaru (PCV15/PCV20/PCV21): saat ini tersedia secara komersial di fasilitas kesehatan swasta.
Contoh harga PCV15 ~Rp1.145.000 per dosis (termasuk layanan dokter)  .
PCV15—Vaxneuvance sudah bisa digunakan bayi, anak, dan dewasa  .

📅 Jadwal Pemberian PCV di Indonesia (Bayi)
Dosis utama: 2, 3, dan 12 bulan (PCV13)  .
Jika menggunakan PCV15: format jadwalnya biasanya 2, 4, 6, dan booster 12 bulan  .

Kesimpulan:
🌟 Cara memilih: semakin banyak serotipe → semakin luas proteksinya. Tersedia PCV10, PCV13, PCV15, PCV20, PCV21.
💰 Untuk imunisasi pemerintah: PCV13 adalah pilihan rutin (gratis).
🏥 Jika ingin perlindungan lebih luas, bisa memilih PCV15/20/21 secara mandiri di fasilitas kesehatan swasta.

Selasa, 24 Juni 2025

Apa itu vaksin PCV dan mengapa harus divaksin?

Vaksin PCV adalah singkatan dari Pneumococcal Conjugate Vaccine. Vaksin ini dirancang untuk melindungi tubuh dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae, atau biasa disebut pneumokokus.


💉 Apa itu bakteri pneumokokus?

Bakteri ini bisa menyebabkan berbagai penyakit serius, terutama pada bayi, anak kecil, orang lanjut usia, dan mereka yang memiliki sistem imun lemah. Penyakit-penyakit tersebut meliputi:

  • Pneumonia (infeksi paru-paru)
  • Meningitis (radang selaput otak)
  • Otitis media (infeksi telinga tengah)
  • Bakteremia/sepsis (infeksi darah)

Mengapa harus vaksin PCV?

  1. Perlindungan terhadap penyakit serius
    Vaksin PCV melindungi dari infeksi yang bisa mengancam jiwa, seperti meningitis dan pneumonia.

  2. Mengurangi penggunaan antibiotik
    Dengan mencegah infeksi, vaksin ini membantu mengurangi kebutuhan antibiotik dan memperlambat resistansi antibiotik.

  3. Melindungi komunitas (herd immunity)
    Saat banyak orang divaksin, penyebaran bakteri di masyarakat ikut berkurang, sehingga kelompok rentan juga ikut terlindungi.

  4. Direkomendasikan oleh WHO dan IDAI
    WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyarankan vaksin PCV diberikan pada bayi sejak usia 2 bulan.


🗓️ Jadwal vaksinasi PCV (versi IDAI):

  • PCV pertama: usia 2 bulan
  • PCV kedua: usia 4 bulan
  • PCV ketiga: usia 6 bulan
  • Booster: usia 12–15 bulan

Kalau kamu atau orang terdekatmu belum divaksin PCV dan masih termasuk kelompok usia rentan, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau puskesmas terdekat untuk jadwal dan ketersediaannya.


Jumat, 16 Mei 2025

Apa itu OCD?


OCD adalah singkatan dari Obsessive-Compulsive Disorder, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Gangguan Obsesif Kompulsif. Ini adalah gangguan mental di mana seseorang memiliki pikiran, dorongan, atau gambaran (obsesi) yang berulang dan tidak diinginkan yang menyebabkan perasaan cemas


atau tidak nyaman yang intens. Untuk meredakan perasaan ini, individu dengan OCD merasa terdorong untuk melakukan tindakan berulang (kompulsi) atau ritual tertentu.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai OCD:

 * Obsesi: Ini adalah pikiran, dorongan, atau gambaran mental yang berulang dan terus-menerus muncul di benak dan menyebabkan kecemasan atau stres yang signifikan. Obsesi ini tidak diinginkan dan sulit dikendalikan. Contoh obsesi meliputi ketakutan berlebihan terhadap kuman, pikiran tentang menyakiti diri sendiri atau orang lain, atau kebutuhan akan keteraturan yang ekstrem.

 * Kompulsi: Ini adalah perilaku atau tindakan mental berulang yang dilakukan seseorang sebagai respons terhadap obsesi. Tujuan dari kompulsi adalah untuk mengurangi kecemasan atau mencegah kejadian yang ditakuti. Namun, tindakan ini biasanya tidak realistis atau berlebihan dan hanya memberikan kelegaan sementara. Contoh kompulsi meliputi mencuci tangan berulang kali, memeriksa kunci atau kompor berkali-kali, menyusun barang dengan cara tertentu, atau berdoa dalam hati berulang kali.

Penting untuk dipahami bahwa:

 * Orang dengan OCD biasanya menyadari bahwa obsesi dan kompulsi mereka tidak masuk akal atau berlebihan, tetapi mereka merasa tidak berdaya untuk menghentikannya.

 * OCD dapat sangat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, mempengaruhi hubungan, pekerjaan, sekolah, dan aktivitas lainnya.

 * OCD adalah kondisi yang dapat diobati dengan terapi (seperti Terapi Perilaku Kognitif atau CBT) dan/atau obat-obatan.

Jadi, sederhananya, OCD adalah kondisi di mana seseorang terjebak dalam siklus pikiran yang mengganggu (obsesi) dan perilaku berulang yang mereka rasa harus dilakukan (kompulsi).

Beberapa sumber rujukan umum yang kredibel mengenai OCD meliputi:

 * Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5): Ini adalah panduan standar yang digunakan oleh para profesional kesehatan mental untuk mendiagnosis gangguan mental, termasuk OCD. Anda dapat mencari informasi spesifik tentang kriteria diagnostik OCD di dalamnya.

 * American Psychiatric Association (APA): APA adalah organisasi profesional terkemuka untuk psikiater di Amerika Serikat dan menerbitkan banyak sumber daya informasi tentang gangguan mental, termasuk OCD. Situs web mereka (psychiatry.org) seringkali memiliki informasi yang bermanfaat bagi masyarakat umum.

 * National Institute of Mental Health (NIMH): NIMH adalah bagian dari National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat dan melakukan serta mendukung penelitian tentang gangguan mental. Situs web mereka (nimh.nih.gov) menyediakan informasi berbasis penelitian tentang OCD.

 * World Health Organization (WHO): WHO adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat internasional. Mereka memiliki informasi tentang gangguan mental, termasuk OCD, dalam klasifikasi penyakit internasional mereka (ICD).


Kamis, 16 Januari 2025

Apa itu HMPV ?


Human metapneumovirus
Struktur dan genom Human metapneumovirus (hMPV)
Klasifikasi virusSunting klasifikasi ini
(tanpa takson):Virus
Dunia:Riboviria
Kerajaan:Orthornavirae
Filum:Negarnaviricota
Kelas:Monjiviricetes
Ordo:Mononegavirales
Famili:Pneumoviridae
Genus:Metapneumovirus
Spesies:
Human metapneumovirus
HMPV atau Human metapneumovirus adalah sejenis virus RNA untai tunggal berpolaritas negatif yang tergolong dalam famili Pneumoviridae.Virus ini memiliki hubungan kekerabatan yang erat dengan Avian metapneumovirus (AMPV) subkelompok C. Keberadaan virus ini pertama kali berhasil diungkap pada tahun 2001 di Belanda. Para ilmuwan menggunakan teknik RAP-PCR (RNA arbitrarily primed PCR), sebuah metode cerdas untuk menemukan virus-virus baru yang tumbuh dalam sel-sel yang dikembangbiakkan. Hingga tahun 2016, HMPV tercatat sebagai biang keladi kedua terbanyak (setelah respiratory syncytial virus atau RSV) dari penyakit saluran pernapasan akut pada anak-anak sehat berusia di bawah 5 tahun yang berobat jalan di klinik-klinik besar di Amerika Serikat.

Usia puncak anak bayi yang harus dirawat di rumah sakit karena HMPV biasanya terjadi antara usia 6–12 bulan. Usia ini sedikit lebih tua dibandingkan puncak kasus RSV yang umumnya menyerang bayi usia 2–3 bulan. Gejala klinis dan tingkat keparahan infeksi HMPV sangat mirip dengan infeksi RSV. HMPV juga menjadi penyebab penting penyakit pada orang dewasa lanjut usia. Perlu dicatat, sebuah wabah HMPV yang signifikan teramati hingga akhir tahun 2024 di Tiongkok.

HMPV (Human Metapneumovirus) adalah virus yang menyebabkan infeksi pernapasan pada manusia. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 di Belanda.

Gejala HMPV :
1. Batuk
2. Pilek
3. Demam
4. Sakit tenggorokan
5. Kesulitan bernapas (pada kasus yang parah)
6. Bronkiolitis (peradangan saluran napas kecil)
7. Pneumonia (radang paru-paru)
Cara Penularan :
1. Kontak langsung dengan penderita
2. Udara yang terkontaminasi virus
3. Sentuhan dengan benda yang terkontaminasi
Kelompok Risiko :
1. Anak-anak di bawah 5 tahun
2. Orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun
3. Penderita penyakit kronis (misalnya, asma, diabetes)
4. Penderita dengan sistem imun yang lemah
Pengobatan :
1. Istirahat yang cukup
2. Minum banyak cairan
3. Obat batuk dan demam
4. Oksigenasi (jika diperlukan)
5. Antibiotik tidak efektif karena HMPV adalah virus
Pencegahan :
1. Mencuci tangan secara teratur
2. Menggunakan masker saat berada di tempat umum
3. Menghindari kontak dengan penderita
4. Vaksinasi tidak tersedia untuk HMPV
Diagnosis :
1. Tes PCR (Polymerase Chain Reaction)
2. Tes serologi (mengukur antibodi)
3. Pemeriksaan fisik dan gejala

Sumber:
1. CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat)
2. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)
3. Journal of Clinical Virology
4. Kementerian Kesehatan RI.
5. Wikipedia Indonesia 


Jumat, 04 Agustus 2023

Apa itu vaksin mRNA?

Vaksin mRNA adalah jenis vaksin yang menggunakan sepotong kecil mRNA (asam ribonukleat messenger) untuk menginstruksikan sel tubuh untuk memproduksi protein virus atau patogen tertentu. Setelah protein ini diproduksi, sistem kekebalan tubuh merespons dengan membuat antibodi yang dapat melindungi tubuh dari infeksi jika terpapar virus atau patogen sebenarnya.

Contoh vaksin mRNA yang telah dikenal luas adalah vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan seperti Pfizer-BioNTech dan Moderna. Vaksin ini telah mendemonstrasikan keefektifan yang tinggi dalam mencegah penyakit COVID-19 dan memainkan peran penting dalam upaya global untuk mengatasi pandemi.

Apakah vaksin mRNA bisa juga untuk mencegah penyakit lainnya?

Ya, teknologi vaksin mRNA memiliki potensi untuk mencegah penyakit lainnya selain COVID-19. Karena vaksin mRNA dapat dirancang dengan relatif cepat dan fleksibel, mereka dapat digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Beberapa penelitian dan uji klinis telah dilakukan untuk mengembangkan vaksin mRNA untuk penyakit seperti influenza, Zika, rabies, dan banyak lainnya. Vaksin mRNA menjanjikan karena memungkinkan respon kekebalan yang kuat dan spesifik terhadap patogen tertentu tanpa perlu mengandung patogen itu sendiri.

Namun, perlu diingat bahwa setiap vaksin baru memerlukan uji klinis yang ketat untuk menilai keamanan dan efektivitasnya sebelum disetujui untuk digunakan pada manusia. Pengembangan vaksin adalah proses yang kompleks dan memerlukan waktu, tetapi teknologi mRNA telah menunjukkan potensi luar biasa dalam memerangi berbagai penyakit infeksi.

Sabtu, 29 Juli 2023

Maintaining Healthy Lungs: Tips for Better Respiratory Well-being"


Introduction:

Our lungs play a vital role in our overall well-being. Keeping them healthy is crucial for proper breathing, oxygenation, and overall health. In this article, we will explore some practical tips and lifestyle choices to promote lung health and ensure optimal respiratory function.


1. **Avoid Smoking and Secondhand Smoke:**

Cigarette smoke contains harmful chemicals that can damage the lungs and increase the risk of various respiratory conditions, including chronic obstructive pulmonary disease (COPD) and lung cancer. If you smoke, quitting is the best thing you can do for your lung health. Additionally, avoid exposure to secondhand smoke as it can also be detrimental to your respiratory system.


2. **Stay Active with Regular Exercise:**

Engaging in physical activity can improve lung function and capacity. Regular exercise helps strengthen the respiratory muscles and enhances the efficiency of oxygen exchange in the lungs. Activities like walking, jogging, swimming, and cycling are excellent choices for promoting lung health.


3. **Maintain a Healthy Diet:**

Eating a balanced diet rich 

in fruits, vegetables, whole grains, and lean proteins provides essential nutrients that support lung health. Antioxidant-rich foods can help reduce inflammation in the lungs, while vitamin C can protect against respiratory infections.


4. **Practice Good Posture and Breathing Techniques:**

Proper posture and breathing techniques can aid in lung expansion, allowing for better air exchange. Avoid slouching and practice diaphragmatic breathing, where you breathe deeply from your diaphragm rather than shallowly from your chest.


5. **Protect Yourself from Air Pollution:**

Exposure to air pollution can have adverse effects on lung health. On days with poor air quality, limit outdoor activities, and stay indoors when possible. Use air purifiers at home to reduce indoor air pollutants.


6. **Get Vaccinated:**

Immunization against respiratory infections like influenza and pneumonia can help prevent serious complications that may affect the lungs. Consult your healthcare provider to ensure you are up-to-date with recommended vaccinations.


7. **Avoid Occupational Hazards:**

If your job exposes you to dust, fumes, or other respiratory irritants, take necessary precautions such as wearing protective masks or following workplace safety guidelines.


8. **Stay Hydrated:**

Drinking an adequate amount of water helps maintain the thin mucus lining in the airways, making it easier for the lungs to clear out any irritants or pollutants.


Conclusion:

Taking care of your lung health is a crucial aspect of overall well-being. By following these tips and making conscious lifestyle choices, you can promote lung health, reduce the risk of respiratory problems, and enjoy a better quality of life.


Remember, if you have specific concerns about your lung health or any respiratory symptoms, always consult a healthcare professional for personalized advice and guidance.


---

Note: This article provides general tips for lung health and is not intended to replace professional medical advice.

Minggu, 21 Maret 2021

Asal Mula Diabetes Menghampiri Tubuh Kita.


*Manusia itu jatah Glukosanya*

*cuman 2 sdt (sendok teh) sehari*


Tapi kita makan dari pagi, siang, sore, malam bersama teman-teman cemilan _*karbo*_ lainnya. 


Insulin itu akan sibuk mengolah *Glukosa* dari _*karbo*_ yang masuk, supaya gula darah tetap dibawah 100. 


Karena engga mungkin manusia ada kadar gula darahnya sampe 1000-2000-30000mg/ dl. 


*Karena insulin-lah, kita dapat terselamatkan dari kadar Glukosa dalam darah yang berlebihan*


Glukosa yang dimasukin secara gila-gila'an akan membuat insulin yang bekerja, juga gila-gila'an!!


Akhirnya Pankreas-pun dipaksa terus menerus untuk dapat menghasilkan insulin.


Tapi karena _karbo_-nya engga mau berenti dimasukin sama manusia (padahal jatah tubuh hanya 2 sdt aja seharinya). 


*Insulin ngomong gini* : 

_"Waduuh... Glukosa masuk terus nih, olah dia! Jadikan energi!!!"_


Nah, mulai deh berubah tuh Glukosa jadi metabolisme, yang dipake jadi sumber energi. 


_Eh manusianya diem, ga mau gerak, ga mau Olahraga, ga aktif, kerjanya duduk dikantor, tiduran dirumah, boro-boro jalan, naik tangga aja pengen pake eskalator._


Sumber energi-nya ngga pernah dipake... Tapi karbo masuk terus.


Insulin jadi bingung, _

*Kemana-in lagi ni .. ?* 


_"Masukin ke fat cell! 

Jadikan Body fat! Jadikan lemak tubuh, trus simpen disitu, 

di "gudang" penyimpanan."_


Jadilah itu lemak gembyar-gembyor, blewer-blewer, melambai-lambai, diperut dan beberapa tempat lainnya..


Eh, tapi karbo-nya masuk terus 😔


Insulin makin bingung. 

Fat Cell udah engga mau nerima lagi.


Dia kata: _"Ogah! Gue udah cape, alihkan lagi aja ke yg lain. 

Gue udah nolak!!"_

 

Insulin lalu ngincer ke liver, maka dialihkan-lah kesitu.


*Kata liver* : 

_"Eeh, Aku-kan cuma bisa nampung 100-150gr Glycogen aja.. _Apa-apa'an nih ngirim glukosa segini banyak??!!_ Over Capacity niii gw 🙀


Akhirnya Liver-pun kerja keras juga mati-mati'an, untuk berusaha mengolah Glucose yang dioper kesana.


Padahal daya tampung disana cuman sedikit, dia olah itu Glucose ke Tryglicerid.


Melalui proses _*de novo lipogenesis*_. Jadilah itu *Trigleserid tinggi* dan liver diselimutin oleh lemak yg namanya *FATTY LIVER*


_Ngeri Broo...🙀🙀


Liver-pun akhirnya bermasalah, sudah pasti Empedu ikut kena imbasnya, jadi deh masalah baru..

_Masalah di Empedu!!_


Ketika sudah BANYAK sekali problem ditubuh, Fatty Liver, Batu Empedu, TG tinggi, itu semua adalah indikasi *HYPERGLICEMIA* yg artinya itu kadar glukosa dalam darah ketinggian sekali..


Insulin lelah, selelah-lelah nya untuk mengolah Glukosa..


Udah bingung si Insulin.. 

*Mau dikemanain lagi ini Glukosa?"*


Tapi emang manusianya, yang ngga bisa berenti makan karbo dan masukin glukosa terus..!!


_Maka insulinnya RESIST!!_


Udah engga mau, udah cape, udah ngambek, sambil teriak:

_"HAYATI LELAH BAAANG!!!"_


_*BOOM!!!*_

Akhirnya Insulin Resistance..


Hasil dari insulin resistance iu menjadi HYPERinsulinemia, pankreasnya ngambek, ngadat, akhirnya.. _Turun mesin!!_


Yang Diabets type 2, Pankreas udah ngga mampu menghasilkan insulin lagi, tapi manusianya masih "maksa" in masukin karbo terus!!


Akhirnya solusinya itu, insulin disuntikin kedalam perut, biar bisa ngolah glukosa. _Paksa terus!!!_


_*Ternyata..*_

*Betapa manusia itu senang menzhalimi dirinya sendiri..*


Tuhan udah kasih batasan.


Aturan pada manusia untuk sering menahan hawa nafsu dalam berpuasa dan makan hanya 1/3 lambung.


Yuk Mulai lah atur Pola Makan KITA🙏🙏🙏


www.tandadiabetes.co


Bantu Share Ya ... cerita ringan ini untuk pola hidup sehat kita, kerabat dan kawan2 terdekat kita 🙏

Jumat, 25 September 2020

MINYAK KAYU PUTIH: TIDAK UNTUK DITELAN

 


💖💖 Arie Karimah. Pharma-Excellent. Alumni ITB


Tulisan ini adalah sebuah bentuk PERLAWANAN atas hoax masif yang muncul dan dipercayai oleh sebagian masyarakat, yang kurang terdidik dengan benar. Arti ditelan (ingested): diminum secara langsung, diteteskan di lidah kemudian tertelan, diencerkan dengan air kemudian diminum. 


Anda merasa bahwa minyak kayu putih adalah warisan nenek moyang? Apakah nenek moyang anda PERNAH mengajarkan untuk meminumnya? Terus mengapa sekarang di era millenial, high technology, anak-anak mudanya tumbuh dengan suplemen Omega 3, 6 dan 9 justru terjadi ketululan yang luar biasa dan masif: minyak kayu putih diminum untuk mengobati / menghadapi infeksi virus Covid-19? Astaghfirullah…….😢😢😢


Dua hal yang saya bahas disini: DAUN dan MINYAK kayu putih (eucalyptus). Jadi sila dibaca baik-baik.

Produk minyak kayu putih yang ada di pasaran saat ini SEMUA MENGANDUNG minyak kayu putih (eucalyptus oil) 100%. Sila cek kemasannya di produk yang ada di rumah anda. 

Kayu putih atau eucalyptus adalah kebanggaan Australia. Daun Eucalyptus adalah makanan utama koala, binatang yang menjadi salah satu icon negara kanguru itu. 


🍎SEJARAH EUCALYPTUS DI AUSTRALIA

Akar pohon eucalyptus menahan air cukup banyak sehingga orang aborigin DULU mengunyahnya untuk mendapatkan air di kala musim kering. Mereka juga minum teh dari seduhan daun eucalyptus untuk menurunkan demam. Akibatnya di Eropa eucalyptus sempat dikenal sebagai Australian Fever Tea. JADI: bahkan orang aborigin pun TIDAK PERNAH MINUM eucalyptus oil.


🍎SCIENTIFIC EVIDENCE, BUKTI ILMIAH

Daun eucalyptus mengandung ZAT KIMIA eucalyptol atau cineol (nama barunya), yang memberikan aroma khas. Cineol inilah yang mempunyai efek mengencerkan dahak, sehingga bisa digunakan untuk mengobati pilek dan flu.


Manfaat eucalyptus:

🍏DAUN eucalyptus yang SUDAH DIKERINGKAN DAN  dihancurkan: 1-2 sendok teh diseduh dengan satu cangkir air mendidih. Untuk mengencerkan dahak yang berlebihan, yang menyebabkan dada terasa sesak, pada penderita radang tenggorokan, pilek dan flu. Daun eucalyptus yang segar atau sudah dikeringkan mengandung terutama 70 – 85% minyak yang mudah menguap, yaitu cineol (dulu dikenal sebagai eucalyptol) dan 32 ZAT KIMIA lainnya ⬇😉😉.

🍏MINYAK eucalyptus: untuk obat gosok di dada, sebagai antiseptik untuk luka tergores atau teriris, obat kumur untuk sakit tenggorokan, mengobati infeksi jamur, dioleskan untuk nyeri sendi akibat rematik, campuran air untuk mandi. INHALASI UAP (bukan diminum) minyak eucalyptus: untuk membantu mengatasi gangguan saluran pernafasan: hidung tersumbat, flu, bronchitis, dan asma.


➡ Tapi minyak kayu putih TIDAK BOLEH dioleskan di wajah bayi atau anak-anak balita, khususnya di DEKAT MULUT dan HIDUNG, karena bisa menyebabkan kejang di otot bronkhus dan bahkan sesak nafas. Jadi hati-hati yaaa netesin  minyak kayu putih di masker…..🔺🔺🔺


Jika digunakan eksternal minyak eucalyptus tidak toksik. Tapi jika diminum SANGAT BERACUN: minum 3,4 mL minyak eucalyptus telah menyebabkan KEMATIAN. Kemasan terkecil produk minyak kayu putih itu 15 atau 30 mL lho….

 

Gejala keracunan minum minyak kayu putih: 

🌳Tidak mematikan: mual, muntah dan diare.

🌳Bisa mematikan: nyeri ulu hati, pupil mata melebar, kulit berwarna kebiruan, dan kejang


Kalau anda mau berkelit: kan itu cuma ditambahin beberapa tetes dalam air minum.

Sini saya buka wawasanmu:

🍇EFEKTIVITAS produk itu tergantung DOSIS. Kalau tidak memenuhi syarat ya TIDAK ADA GUNANYA. Bahaya: iya. Jadi buat apa? Ingat produk minyak kayu putih yang ada di rumah anda itu 100% eucalyptus oil. Tidak ada tambahan atau campurannya. 

🍇Itu beberapa tetes diminum selama berapa kali/hari? Ada yang namanya efek kumulatif. Racun itu bisa membunuh dengan cara diminum sedikit demi sedikit. Tidak harus sekaligus.


Jadi kalau eucalyptus itu bisa menyembuhkan Covid-19, maka orang Australia akan lebih dulu menggunakannya dan melaporkannya ke WHO. Begitu lho cara berpikirnya.....


Tahu banyak itu tidak dosa….


KM. 22 September 2020


From WA grup.

Kamis, 23 Juli 2020

Berkebun Membuat Wanita Panjang Umur.

Indah sekali kedengarannya, ternyata ada kaitannya antara berkebun dengan lama hidup kaum wanita. Menurut para peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan Brigham and Women’s Hospital yang ditulis oleh situs National Geographic Indonesia  menemukan bahwa wanita yang tinggal di rumah yang dikelilingi oleh tanaman memiliki tingkat kematian lebih rendah daripada mereka yang tinggal di daerah dengan kurang tanaman. Mereka mempublikasikan hasil penelitian tersebut dalam jurnal Environmental Health Perspectives.

Studi dilakukan selama delapan tahun, para peneliti menemukan bahwa tingkat kematian di kalangan perempuan yang tinggal di lingkungan hijau adalah 12 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang  tidak tinggal di daerah hijau.

Mereka mengamati hubungan seperti peningkatan paparan kehijauan dan tingkat kematian yang lebih rendah. Peter James, peneliti dari Departemen Harvard Chan School of Epidemiology, menemukan bukti bahwa sebagian besar manfaat tampak jelas dari tingkat tanaman yang tinggi berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik.

Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa tanaman hijau meningkatkan kesehatan mental dengan menurunkan tingkat depresi. Berkebun dapat memberikan kesempatan lebih besar untuk bersosialisasi, tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi dan mungkin terkena paparan polusi udara lebih rendah. Para peneliti juga melihat data dari 108.630 perempuan yang terdaftar dalam Studi Kesehatan Perawat selama tahun 2000-2008. Mereka membandingkan tingkat kematian serta jumlah tanaman hijau di sekitar rumah mereka. Para peneliti melihat citra satelit untuk menentukan berapa banyak vegetasi mengelilingi properti. Usia, status ekonomi, ras, etnis dan merokok juga masuk sebagai faktor risiko.

James mengatakan bahwa berkebun dapat membantu lingkungan dengan mengurangi beban air limbah, penyerapan karbon, dan mitigasi dampak perubahan iklim. Temuan baru ini menemukan kemungkinan manfaat terhadap peningkatkan kesehatan.

Salah satu manfaat terbesar dari tanaman yang signifikan bagi manusia adalah menurunkan risiko penyakit pernapasan dan kanker. Jadi bisa disimpulkan bahwa wanita yang tinggal di daerah dengan paling hijau memiliki tingkat 34 persen lebih rendah dari kematian akibat pernapasan, dan 13 persen lebih rendah dari kematian terkait kanker.


Minggu, 12 Juli 2020

Hepatitis B dan C (resiko, pencegahan dan pengobatan)

Hepatitis B dan Hepatitis C disebabakan oleh 2 jenis virus yang berbeda dan keduanya dapat menyebabkan peradangan hati. Penyakit hepatitis disebut akut sejak saat masuknya virus sampai enam bulan pertama setelah terjadinya infeksi. Sebagian infeksi akut dapat sembuh sendiri. Akan tetapi jika virus tersebut tinggal didalam tubuh selama lebih enam bulan, maka infeksi akut menjadi kronik (menetap lama). Diperkirakan lebih dari 500 juta orang diseluruh dunia hidup dengan hepatitis B atau C kronik. Banyak pasien yang terinfeksi dengan hepatitis virus kronik tidak merasakan gejala apapun selama bertahun-tahun, meskipun hatinya mengalami kerusakan. Setelah beberapa tahun atau dekade, hati dapat berubah menjadi jaringan parut seluruhnya, yang diketahui sebagai Sirosis.

Bila mengalami sirosis hati, anda memiliki resiko komplikasi yang mengancam jiwa seperti perdarahan, ascites(cairan dalam perut),kanker hati atau anda dapat mengalami penurunan kesadaran. Pada hepatitis B, kanker hati dapat terjadi sebelum terjadinya sirosis. Penting bagi anda untuk melindungi diri anda sendiri dari berbagai virus ini. Lakukan hubungan seks yang aman dan jangan menggunakan sikat gigi,pisau cukur,jarum suntik secara bersama-sama,atau alat medis yang tidak steril. sering kali kita sulit membedakan kedua jenis virus ini.

Berikut adalah perbedaanya :
1. Ada vaksin yang dapat melindungi kita dari penyakit hepatitis B, namun belum ada vaksin untuk hepatitis C.
2. Kedua virus dapat ditularkan melalui kontak darah.
3. Hepatitis B lebih infeksius daripada hepatitis C dan dapat juga menyebar melalui cairan tubuh lainnya seperti air liur, cairan mani dan vagina.
4. Pada kasus hepatitis B, infeksi dapat terjadi melalui hubungan seks yang dilakukan tanpa perlindungan dengan orang yang telah terinfeksi, pada hepatitis C jarang terjadi.
5. Walaupun jarang terjadi, hepatitis B dapat menular melalui ciuman, sedangkan hepatitis C tidak.
6. Kedua virus ini tidaklah mudah menyebar melalui kontak yang terjadi pada aktifitas sehari-hari. Anda tidak dapat terinfeksi melalui jabat tangan,batuk atau bersin,atau menggunakan kamar mandi bersama. Pakaian pasien yang terinfeksi dapat dicuci seperti biasa.
7. Terdapat perbedaan pengobatan untuk kedua virus ini. Pengobatan dapat mengontrol hepatitis B kronik dan dapat menyembuhkan hepatitis C.

Pola hidup sehat merupakan hal yang penting. Minuman alkohol, merokok, makan makanan berlemak, diet ekstrim (sama sekali tidak makan), atau berat badan berlebih dapat memperburuk pasien hepatitis, oleh karena itu harus  dihindari. Perbanyak buah dan sayuran,kontrol berat badan.

Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh anda. Hati berada pada rongga perut bagian kanan atas. Hati memiliki fungsi seperti : menyaring racun dari darah, membantu pencernaan makanan,menyimpan vitamin,mineral dan glukosa, dan menghasilkan berbagai protein penting serta mendukung sistem imun dan membantu penyembuhan luka.

Apakah Hepatitis B ?
Hepatitis B adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Sembilan dari sepuluh orang dewasa yang baru terkena infeksi hepatitis B (akut) dapat sembuh dengan sendirinya dalam enam bulan pertama. Setelah sembuh mereka biasanya memiliki imunitas terhadap hepatitis B selama hidupnya. Akan tetapi bila infeksi menetap lama (kronik) maka ia dapat menyebabkab jaringan parut pada hati (sirosis) dan kanker hati 40 taun kemudian, tetapi beberapa kasus dapat juga terjadi dalam waktu 5 tahun setelah terinfeksi. Keadaan ini dapat mengancam jiwa.
Bayi dan anak-anak,pasien penyakit kronik, usia lanjut dan pasien HIV memiliki resiko lebih besar untuk mengalami hepatitis B kronik. Sembilan dari sepuluh bayi yang terinfeksi akan menjadi carrier (pembawa) penyakit dalam jangka waktu lama. Pasien HIV dan pasien yang membutuhkan kemoterapi atau obat untuk menekan kekebalan tubuh (pasca transpalntasi) sebaiknya berhati-hati jika mereka pernah terinfeksi hepatitis B, bahkan bila mereke telah bersih dari virus ini. Bila sistem imun tubuh sangat lemah, virus hepatitis B dapat aktif kembali. Pasien seperti ini sebaiknya berkonsultasi kepada dokter untuk pengobatan anti virus untuk mencegah kambuhnya hepatitis B yang pernah mereka alami.

Bagaimana anda terinfeksi hepatitis B ?
Hepatitis B ditularkan melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lainnya (cairan sperma,cairan vagina,dan air liur) dari orang yang terinfeksi. Jalur utama penularan adalah melalui hubungan seksual,penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi,pisau cukur,sikat gigi dan alat medis bersama, dan dari ibu yang terinfeksi kepada bayi yang baru dilahirkan.

Diagnosis hepatitis B
Terlebih dahulu melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya antigen permukaan hepatitis B (HBsAg). Antigen permukaan hepatitis B adalah bagian dari virus hepatitis B dan biasanya akan muncul dalam darah pada saat enam hingga dua belas minggu setelah terinfeksi. Bila hasil test positif berarti anda menderita hepatitis B. Dalam kasusu ini dokter akan melakukan test lebih lanjut untuk mengecek apakah infeksi hepatitis B tersebut infeksi baru atau lama, apakah berbahaya terhadap tubuh atau tidak. Bila anda telah sembuh atau telah divaksinasi hepatitis B maka hasil test darah akan menunjukkan adanya antibody terhadap hepatitis B (anti HBs). Jika anda memiliki anti HBs berati anda sehat dan terlindungi terhadap infeksi hepatitis B.

HBs-antigen = kabar buruk (anda terinfeksi)
Anti-HBs = Kabar baik( anda terlindungi)

Gejala hepatitis B :
Pada kasus infeksi baru, sebagian besar penderita tidak memiliki gejala sama sekali. Satu dari tiga penderita dapat memiliki gejala seperti flu, tinja berwarna seperti tanah liat,urine berwarna gelap,demam,mata dan kulit kekuningan. Pada kasusu infeksi kronik, sebagian besar pasien tidak memiliki gejala sama sekali hingga terjadi sirosis atau kanker hati. Gejala yang sering muncul pada pasien hepatitis B kronik adalah merasa sangat lelah.

Kelompok beresiko.
Orang yang berada dalam komunitas dimana resiko penularan hepatitis B sangat tinggi seperti petugas medis yang sering menggunakan alat-alat medis yang tidak distrerilisasi dengan baik. Pasangan seksual beresiko dan anggota keluarga dekat dari orang yang terinfeksi, bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi hepatitis B atau pemakai obat terlarang yang menggunakan jarum suntik,sendok, pipet secara bersama-sama.

Cara melindungi diri dari hepatitis B
Vaksin yang aman dan efektif terhadap hepatitis B telah tersedia dan dapat memberikan perlindungan yang terbaik. Ketika seorang ibu yang mengidap hepatitis B melahirkan bayinya, maka vaksinasi (aktif dan pasif) yang diberikan dalam beberapa jam awal setelah bayi dilahirkan dapat melindungi sembilan dari sepuluh bayi agar tidak terinfeksi. Vaksinasi direkomendasikan oleh WHO untuk bayi, anak-anak dan remaja dan juga semua orang dewasa yang beresiko tinggi.
Bila anda belum mengidap hepatitis B, maka vaksin dapat melindungi anda. Vaksin sebaiknya diberikan tiga kali agar efektif, dosis kedua adalah satu bulan dari dosis pertama dan dosis ketiga adalah enam bulan kemudian.

Pengobatan Hepatitis B
Beberapa pasien Hepatitis B membutuhkan pengobatan segera, sedangkan sebagian lainnya mungkin lebih baik menunggu. Dokter akan menentukan pengobatan dan memonitor kondisi anda. Hepatitis B akut tidak selalu diperlukan pengobatan dalam enam bulan pertama. Sembilan dari sepuluh infeksi baru yang terjadi pada orang dewasa akan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Pada tahap awal ini pengobatan tidak berpengaruh terhadap kesembuhan. Obat anti virus hanya diperlukan dan membantu pada beberapa kasus saja (1 diantara 100), bila infeksi akut menyebabakan inflamasi hati yang sangat agresif.

Hepatitis B kronik, beberapa pasien membutuhkan pengobatan sedangakan sebagian lainnya menunggu. Pengobatan tidak selalu menyembuhkan hepatitis B, tetapi dapat mengubah infeksi yang agresif menjadi ringan, sehingga dapat menghentikan kerusakan hati. Bila infeksi diperkirakan ringan, maka lebih baik memantaunya terlebih dahulu dan pertimbangkan untuk pengobatan kemudian. Hepatitis B kronik dapat diobati dengan peg-interferon atau dengan pil yang disebut analog nukleosida atau nukleotida.

Peg-interferon alfa dikemas dalam bentuk suntikan dan bekerja menstimulasi sistem imun untuk melawan virus. Obat ini memiliki efek samping diantaranya fatigue, gejala yang menyerupai flu,depresi,masalah kulit dan rambut dan perubahan zat dalam darah. Pengobatan berlanjut selama 48 minggu, dan tidak semua pasien hepatitis B memberikan respon baik terhadap interferon. Pasien dengan genotip A atau B, HbeAg positif,peningkatan enzim hati tetapi tanpa sirosis, keadaan ini sering kali berhasil menurunkan infeksi virus menjadi lebih ringan. Dokter perlu memantau pengobatan interferon secara ketat. Pengobatan dengan interferon tidak boleh digunakan bila pasien telah mengalami sirosis hati.

Analog Nukleosida dan Nukleotida dikemas dalam bentuk pil. Obat ini mengehentikan replikasi virus. Obat ini memiliki efek samping sangat sedikit dan bahkan pasien dengan sirosis hati dapat menggunakan obat ini. Akan tetapi pasien harus meminum obat ini setiap hari selama beberapa tahun dan bahkan seumur hidup. Bila virus menjadi resisten terhadap salah satu jenis pil, maka pengobatan menjadi tidak lagi bermanfaat dan obat lainnya yang berbeda harus ditambahkan kepada paduan obat agar virus dapat dikontrol kembali.

Dokter Harus memantau jumlah virus dalam tubuh (HBV DNA) untuk memastikan bahwa pengobatan masih bermanfaat. Ingatlah selalu untuk minum obat walaupun anda merasa sehat. Bila sering lupa atau menghentikan minum obat terlalu dini, maka penyakit ini dapat memburuk daripada sebelumnya. Pastikan obat ini selalu tersedia dan dapat diperoleh dengan mudah selama beberapa tahun sebelum memulai pengobatan.

Seberapa luas penyebaran hepatitis B ?
Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa dua milyar orang telah tertular virus ini, dan 350 juta terinfeksi kronik. Sebanyak 500 - 700 ribu orang meninggal setiap tahunnya akibat hepatitis B.

Hepatitis C
Hepatitis C adalah peradangan hati yang disebabkan virus hepatitis C (HCV). Infeksi baru (akut) jarang menimbulkan gejala. Akan tetapi virus ini sering menetap dalam tubuh selama lebih dari enam bulan dan kemudian menetap lama (kronik). Empat dari lima penderita mengalami infeksi kronik. Hepatitis C kronik dapat menyebabkan sirosis dan kanker hati setelah 15-30 tahun.

Diagnosis hepatitis C
Dokter terlebih dahulu akan mengecek antibodi HCV (anti HCV). Bila hasil test positif, ini berarti anda sedang terinfeksi virus tersebut atau sebelumnya pernah terinfeksi virus tersebut dan telah sembuh. Antibodi hepatitis C biasanya membutuhkan waktu tujuh hingga sembilan minggu untuk muncul dalam darah setelah terinfeksi. Bila sistem imunitas melemah (misalnya karena HIV) maka tubuh akan memerlukan waktu lebih lama untuk menghasilkan antibodi HCV atau tidak dapat menghasilkan antibodi.
Bila test pertama positif, maka dokter akan meminta test lebih lanjut untuk memastikan keberadaan virus (HCV RNA). Bila hasil test positif berarti kita sedang menderita hepatitis C. Antibodi akan menetap dalam tubuh anda bahkan bila anda telah sembuh dari hepatitis C.

Bagaimana kita dapat terinfeksi hepatitis C ?
Virus hepatitis C menyebar melalui darah yang terkontaminasi. Darah dan produk darah seringkali menjadi sumber infeksi di negara maju sebelum tahun 1991, dan saat ini masih merupakan resiko di negara berkembang. Alat medis dan peralatan perawatan gigi yang tidak disterilkan seringkali merupakan sumber infeksi di negara dengan standar hygiene rendah. hepatitis juga dapat ditularkan melalui penggunaan bersama peralatan pribadi seperti sikat gigi,pisau cukur atau gunting.

Terdapat kemungkinan terinfeksi hepatitis C melalui seks, walaupun lebih jarang daripada hepatitis B. Resiko penularan melalui seksual lebih tinggi ketika sedang menstruasi dan melakukan aktifitas seksual dengan resiko tinggi perlukaan (contohnya hubungan seks anal tanpa pelindung) dimana perdarahan dapat terjadi. Ibu dengan hepatitis C positif dapat menginfeksi bayinya saat melahirkan, tetapi hal ini hanya terjadi pada sekitar satu dari 20 kasus. Operasi seksio sesarea tidak mengurangi resiko ini.

Kelompok beresiko
Orang yang menerima darah atau produk darah yang tidak diperiksa terlebih dahulu terhadap adanya virus hepatitis C (di negara-negara maju sebelum tahun 1991). Petugas medis yang kontak dengan darah atau produk darah, bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi atau orang yang menggunakan obat injeksi dan dan hirup terlarang dan berbagi peralatan dengan orang yang terinfeksi. Penularan melalui hubungan seksual jarang terjadi kecuali memiliki perilaku risiko tinggi dan penderita HIV.

Bagaimana anda dapat melindungi diri?
Belum ada vaksin untuk pencegahan hepatitis C. Darah dan produk darah diperkirakan aman di negara maju sejak tahun 1992, tetapi pasien masih memiliki resiko di negara berkembang. sterilkan peralatan medis dan peralatan perawatan gigi dan jangan pernah berbagi jarum suntik. Jangan berbagi peralatan pribadi (sikat gigi, pisau cukur atau gunting). Gunakan alat perlindungan diri ( sarung tangan) bila pekerjaan anda harus kontak dengan darah.

Gejala hepatitis C
Banyak penderita hepatitis C akut tidak merasakan gejala apapun. Gejala yang timbul antara lain fatigue (rasa lemas), gejala menyerupai flu, tinja berwarna seperti tanah liat,urin berwarna gelap, demam atau kulit dan mata berwarna kekuningan. Hepatitis kronik juga dapat menyebabkan gejala diluar hati seperti depresi atau nyeri sendi.

Pengobatan hepatitis C
Interferon alfa terpegilasi dan ribavirin dapat menyembuhkan sebagian pasien hepatitis C. Seorang pasien dikatakan sembuh bila tidak lagi terdapat virus dalam darahnya setelah enam bulan pengobatan. Hal ini berbeda dengan terapi hepatitis B, dimana pengobatan hepatitis B dapat mengontrol virus dan bukan menyembuhkan. Interferon dikemas dalam bentuk injeksi dan ribavirin dalam bentuk pil. Dalam pengobatan dapat terjadi efek samping seperti fatigue, gejala menyerupai flu, depresi, masalah rambut dan kulit dan perubahan zat-zat dalam darah. Oleh karena itu, pengobatan sebaiknya dipantau oleh dokter yang berpengalaman.

Durasi pengobatan dapat berbeda antara pasien satu dengan yang lainnya. Pasien biasanya membutuhkan 24-48 minggu pengobatan, tetapi ada juga yang direkomendasikan 72 minggu (jarang terjadi). Terdapat beberapa sub tipe virus hepatitis C, yang disebut genotipe. Perbedaan tersebut tidak mempengaruhi perjalanan penyakit, tetapi memberikan respon pengobatan yang berbeda. Pasien yang terinfeksi dengan genotipe 1,4,5 dan 6 lebih sulit untuk sembuh daripada yang terinfeksi dengan genotipe 2 dan 3.

Terdapat sejumlah pengobatan hepatitis C baru yang sedang dikembangkan. Generasi pertama obat-obatan baru ini akan digunakan dalam kombinasi dengan interferon alfa terpegilasi dan ribavirin. WHO memperkirakan hingga 170 juta orang terinfeksi hepatitis C kronik dan lebih dari 350 ribu orang diperkirakan meninggal akibat penyakit hati yang berkaitan dengan hepatitis C setiap tahunnya.

Referensi: WHO Executive Board (2009) viral hepatitis.
www.worldhepatitisday.info (28 July)
www.worldhepatitisalliance.org
Dari berbagai sumber.


Jumat, 10 Juli 2020

Cara Menjaga Agar Otak Tak Gampang Pikun

Vemale.com .

Sebagaimana organ tubuh yang lain, otak juga akan mengalami penurunan fungsi seiring dengan bertambahnya usia. Namun ada cara untuk menghambat penurunan fungsi otak, yaitu dengan membuat otak tetap aktif bekerja. Menurut sebuah survey yang dilakukan di Amerika, ternyata kesibukan sehari-hari berhubungan erat dengan kesehatan otak.

Survey yang dilakukan terhadap 3000 orang lebih di Dallas Lifespan Brain Study ini
melibatkan orang-orang berusia antara 50-89 tahun,  menyimpulkan bahwa aktivitas yang padat ternyata bermanfaat untuk menjaga otak dewasa muda maupun lanjut usia.

Akan tetapi aktifitas yang terlalu berat dan terus-menerus bisa berdampak buruk terhadap otak. Hal yang terbaik adalah mengimbangi dengan makanan yang sehat dan rekreasi, cukup istirahat dan berolah raga teratur. Jangan lupa ! lakukan hal-hal yang menyenangkan setiap hari.


Kamis, 09 Juli 2020

TIPS MAKAN BUAH yang TEPAT

*MAKAN BUAH SAAT PERUT KOSONG*

Dokter STEPHEN MAK merawat pasien kanker stadium akhir dengan cara unik. Banyak pasiennya sembuh. "Ini merupakan strategi saya untuk menyembuhkan kanker. Tingkat keberhasilannya 80 persen," tegas Mak.

Pasien kanker seharusnya tidak mati. Terapi anti kanker sudah ditemukan yakni makanlah buah-buahan saat perut kosong atau sangat lapar. "Saya mohon maaf kepada ratusan pasien kanker yang telah meninggal akibat pengobatan konvensional," pungkasnya.

TIPS MAKAN BUAH yang TEPAT

*Hindarilah* makan buah setelah makan nasi dan lauk. Cara ini sangat dilarang atau 'haram,' jikalau Anda ingin bebas dari serangan kanker dan penyakit mematikan lainnya.

Jika Anda makan buah saat perut kosong, maka detoksifikasi sistem tubuh Anda meningkat berkali-kali lipat. Problem kelebihan berat badan dan penyakit mematikan lainnya teratasi.

DAHSYATnya BUAH-BUAHAN

Jika Anda makan nasi, lalu menyusul buah, maka buah dicegah oleh nasi sebelum menuju usus. Nasi dan buah membusuk, berfermentasi, dan berubah menjadi asam. Tubuh yang sangat asam penyebab kanker dan penyakit mematikan lainnya.

Saat buah bersentuhan dengan nasi di usus, maka seluruh massa nasi perlahan rusak. Jadi, silakan makan buah saat perut kosong atau sebelum makan nasi dan lauk.

EFEK SALAH MAKAN BUAH

Mungkin Anda pernah mendengar keluhan yakni setiap kali makan semangka, ada orang menderita sendawa, ketika makan durian perutnya kembung, ketika makan pisang rasanya segera ke toilet, dan lainnya. Kondisi ini tidak bakal terjadi, jikalau Anda makan buah apa saja saat perut kosong. Karena buah-buahnya bercampur dengan pembusukan makanan lain, sehingga menghasilkan gas dalam usus.

Rambut uban, rambut rontok, botak, gugup, dan lingkaran hitam di bawah mata tidak akan terjadi, jikalau Anda makan buah saat perut kosong.

"Jeruk dan lemon bersifat asam, tetapi menjadi alkalin (basa) di dalam tubuh, jikalau dimakan saat perut kosong," ulas dokter HERBERT SHELTON yang melakukan riset khusus tentang asam basa tubuh.

BUAH UMUR PANJANG dan SEHAT

Jika Anda menguasai cara makan buah yang benar, maka Anda memiliki rahasia keindahan tubuh, umur panjang, kesehatan, vitalitas, kebahagiaan, dan berat badan ideal.

BAHAYA BUAH yang DIPANASKAN atau DIMASAK

Saat Anda minum jus buah, minumlah jus buah segar, bukan dari kemasan kaleng, bungkusan, atau botol.

Jangan minum jus yang dipanaskan. Jangan makan buah yang dimasak, karena semua nutrisi sudah hilang. Anda hanya mendapatkan rasanya saja. Memasak buah-buahan akan menghancurkan semua vitamin yang ada dalam buah. Makan buah utuh lebih baik dari pada minum jus.

Jika pun Anda minum jus buah segar, minumlah dengan perlahan, karena Anda harus membiarkannya bercampur dengan air liur (ensim di mulut) sebelum menelannya.

TERAPI BUAH TIGA HARI BERTURUT-TURUT tanpa NASI dan LAUK

*Silahkan* Anda coba mengkonsumsi buah selama 3 hari berturut-turut untuk membersihkan semua racun (detoksifikasi) di tubuhnya---hanya makan buah dan minum jus buah segar selama 3 hari berturut-turut tanpa makan nasi dan lauk. Teman-teman Anda akan melihat Anda lebih segar, cantik, dan enerjik.

BAHAYA MINUM AIR DINGIN setelah MAKAN: PEMICU KANKER

Jika Anda *sering* minum *air dingin* (air es) setelah makan, maka tamatlah hidup Anda. Karena semua jenis kanker siap menghancurkan tubuh Anda.

Minum air es setelah makan sangatlah nikmat, tetapi sangatlah membawa sengsara. Air es mengentalkan semua makanan berminyak yang baru saja Anda makan. Akibatnya proses pencernaan menjadi sangat lambat. Usus akan sangat cepat rusak, karena memaksa kerjanya.

Lebih dari itu, makanan berlemak dan telah membeku akan melapisi dinding usus Anda, sehingga perlahan memicu kanker usus.

Tentu saja Anda akan semakin gemuk dan sekaligus perlahan menginap kanker ganas. Karena itu, minumlah sup hangat atau air hangat setelah makan.

Semakin Anda tahu, semakin besar peluang Anda untuk bertahan hidup, sehat, dan umur panjang tanpa biaya mahal.

*VIRALKAN* informasi di atas terutama kepada KELUARGA dan rekan-rekan Anda.

*BAHAGIA_SUKSES*
*"SAVE Health, SAVE Future."*

Surabaya, 18 Agustus 2019
*Editor | Dr. Harsono Njoto*


From WA group.