Penularan COVID-19 dapat menyebabkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari gejala ringan hingga kondisi kritis yang mengancam jiwa.
Risiko Kesehatan Akibat COVID-19
Komplikasi Paru dan Pernapasan: Infeksi dapat berkembang menjadi pneumonia berat, sindrom gangguan pernapasan akut (Acute Respiratory Distress Syndrome / ARDS), dan kerusakan jaringan paru permanen.
Kerusakan Organ Lain: Gumpalan darah, peradangan sistemik, serta tekanan pada sistem peredaran darah dapat memicu serangan jantung, stroke, gagal ginjal akut, dan kerusakan hati.
Kondisi Long COVID: Sebagian penderita mengalami gejala jangka panjang yang bertahan berbulan-bulan setelah sembuh, seperti kelelahan kronis, sesak napas, gangguan konsentrasi (brain fog), dan nyeri sendi.
Peradangan pada Anak (MIS-C): Pada anak-anak, infeksi dapat memicu Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C), yaitu peradangan berat pada berbagai organ tubuh seperti jantung, paru-paru, dan otak.
Kelompok dengan Risiko Tinggi (Rentan)
Lanjut Usia: Lansia memiliki risiko paling tinggi mengalami gejala berat atau kematian akibat penurunan sistem imun.
Penderita Komorbid: Orang dengan penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru kronis (seperti asma atau PPOK), kanker, dan obesitas.
Individu Immunocompromised: Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pasien HIV/AIDS, pasien transplantasi organ, atau yang sedang menjalani kemoterapi.